Latihan rutin ekstrakurikuler catur kembali digelar pada Sabtu pagi dengan suasana yang tertib, edukatif, dan penuh semangat sportivitas. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta didik yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengasah kemampuan berpikir strategis melalui olahraga catur. Sejak awal sesi, latihan diarahkan secara sistematis dan terstruktur, mencerminkan proses pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas, bukan semata-mata hasil.
Kegiatan diawali dengan pengenalan dasar-dasar permainan catur, mulai dari pemahaman nilai dan pergerakan bidak, prinsip pembukaan (opening), hingga penguasaan konsep tengah permainan (middlegame). Para peserta dibimbing untuk memahami catur tidak hanya sebagai permainan, tetapi juga sebagai sarana melatih logika, kesabaran, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Pendekatan edukatif ini disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, selaras dengan prinsip pembinaan yang berkesinambungan.
Memasuki sesi lanjutan, latihan difokuskan pada tahap akhir permainan (endgame), khususnya teknik penyelesaian ending benteng dan menteri. Materi ini disampaikan secara mendalam dengan contoh-contoh praktis yang relevan dengan situasi pertandingan sesungguhnya. Peserta tidak hanya diajak menghafal pola, tetapi juga memahami logika di balik setiap langkah, sehingga mampu menerapkannya secara mandiri dalam berbagai kondisi permainan.
Latihan ini dibimbing oleh Rafi Dzaki Darmawan, pelatih muda berprestasi kelahiran Jember, 10 November 2005, yang berdomisili di Jalan Supriadi No. 53, Baratan, Patrang.
Atlet yang akrab dipanggil Dzaki adalah pelatih yang kompeten, dengan banyak rekam jejak prestasi antara lain: medali emas Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Timur 2025, medali perak Porprov Jawa Timur 2025 kategori catur kilat, medali perunggu Porprov Jawa Timur 2025 pada kategori catur cepat dan catur klasik, serta medali perak Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional 2025 kategori catur kilat. Pengalaman dan dedikasinya menjadi nilai tambah dalam proses pembinaan generasi pecatur muda.






0 Komentar